Otomatisasi Tata Kelola Keuangan Kelas 11

RANGKUMAN MATERI OTOMATISASI TATA KELOLA KEUANGAN KELAS 11
Oleh: M Afif Thohani, SE

KD 3.1. Memahami ruang lingkup administrasi keuangan
KD 4.1. Mengelompokkan ruang lingkup administrasi keuangan

Indikator Pencapaian Kompetensi
3.11  Menjelaskan pengertian Administrasi Keuangan
3.1.2 Mengidentifikasi fungsi administrasi keuangan
3.1.3 Menguraikantujuan administrasi keuangan
3.1.4 Mengemukakan dasar administrasi keuangan
4.1.1 Melakukan identifikasi ruang lingkup administrasi keuangan
4.1.2 Melakukan pengelompokkan ruang lingkup administrasi keuangan

Ringkasan Materi

1. Pengertian Administrasi 
Administrasi adalah segenap rangkaian kegiatan penataan terhadap pekerjaan pokok yang dilakukan oleh sekelompok orang dalam kerjasama untuk mencapai tujuan tertentu. Administrasi sebagai suatu proses dapat diperinci menjadi 7 unsur umum yang bersifat dinamis, yaitu :
a. organisasi
b. kepemimpinan
c. komunikasi
d. ketatausahaan
e. kepegawaian
f. keuangan
g. perbekalan
Pengertian Administrasi Keuangan adalah suatu upaya pengelolaan yang mencakup semua aktivitas yang berhubungan dengan keuangan guna mencapai tujuan suatu perusahaan atau organisasi.
Pengertian administrasi keuangan menurut para ahli dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu:
1. Dalam Arti Sempit
Pengertian administrasi keuangan dalam arti sempit adalah semua aktivitas yang berhubungan dengan pencatatan pemasukan dan pengeluaran untuk pembiayaan berbagai kegiatan organisasi, dimana bentuknya berupa tata usaha atau tata pembukuan keuangan.
2. Dalam Arti Luas
Pengertian administrasi keuangan dalam arti luas adalah suatu kebijakan mengenai pengadaan dan penggunaan keuangan organisasi untuk mewujudkan kegiatan organisasi tersebut, dimana bentuknya berupa pengelolaan keuangan meliputi perencanaan, pengaturan, pertanggungjawaban, dan pengawasan keuangan.
Menurut The Liang Gie, pengertian administrasi keuangan adalah proses perencanaan, penyediaan, dan penggunaan uang dalam suatu perusahaan/ organisasi. Dengan kata lain, administrasi keuangan merupakan kegiatan penataan keuangan, yang mencakup penyusunan anggaran belanja, penentuan sumber dana, cara pemakaian, hingga pembukuan.
2. Fungsi Administrasi Keuangan
1. Fungsi Investasi
Fungsi investasi dalam hal ini adalah semua aktivitas pengelolaan dana ke dalam aktiva-aktiva yang dipakai untuk mencapai tujuan organisasi. Investasi bisa didapatkan dari modal organisasi atau dari luar.
Invetasi dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu:
• Investasi jangka pendek, misalnya kas, piutang, persediaan, dan sebagainya.
• Investasi jangka panjang, misalnya tanah, gedung, peralatan produksi, kendaraan, dan sebagainya.
2. Fungsi Mencari Dana
Dalam hal ini fungsi mencari dana adalah fungsi untuk mencari modal untuk membiayai semua             aktivitas yang dilakukan oleh organisasi. Selain itu juga berfungsi untuk memilah dan memilih berbagai sumber dana yang tepat untuk masing-masing jenis kebutuhan.
3. Fungsi Pembelanjaan
Ini merupakan semua kegiatan yang berkaitan dengan penggunaan dana yang digunakan untuk membiayai seluruh kegiatan, baik itu dana milik sendiri maupun dana dari luar. Dengan kata lain, fungsi pembelanjaan di sini berkaitan dengan proses produksi maupun pendukung proses produksi.
4. Fungsi Pembagian Laba
Ini adalah kegiatan pembuatan dan penentuan aturan dalam pembagian keuntungan hasil usaha. Fungsi pembagian laba juga dapat dimasukkan ke dalam fungsi mencari dana. Dalam artian, perusahaan berupaya mengembangkan usaha-usaha perusahaan dari dana perusahaan itu sendiri.

Manfaat Administrasi Keuangan
Secara umum, ada tiga manfaat dari administrasi keuangan, yaitu:
• Pencatatan penerimaan dan pengeluaran suatu organisasi menjadi lebih teratur.
• Penggunaan dana organisasi menjadi lebih terkendali, lebih terkoordinasi, dan lebih bermanfaat.
• Dengan adanya administrasi keuangan maka potensi terjadinya kekeliruan pembuatan laporan keuangan dapat diminimalisir.

Komponen Administrasi Keuangan
Dalam pelaksanaannya, administrasi keuangan terdiri dari beberapa komponen, yaitu:
1. Perencanaan Keuangan, yaitu semua kegiatan perencanaan pemasukan dan pengeluaran keuangan dalam jangka waktu tertentu.
2.  Penganggaran Keuangan, yaitu semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasukan, pengeluaran, dan kegiatan lainnya yang direncanakan sebelumnya dan dibuat detail anggarannya.
3. Pengelolaan Keuangan, yaitu penggunaan dana sedemikian rupa yang bertujuan untuk memaksimalkan kinerja perusahaan/ organisasi.
4. Pencarian Keuangan, yaitu semua hal yang berhubungan dengan upaya pengadaan dana agar semua kegiatan perusahaan dapat berjalan dengan baik.
5. Penyimpanan Keuangan, yaitu aktivitas pengumpulan dana perusahaan dan menyimpannya di tempat yang aman.
6. Pengendalian Keuangan, yaitu semua hal yang berhubungan dengan penilaian dan perbaikan sistem/ kinerja bagian keuangan pada suatu perusahaan.
7. Pemeriksaan Keuangan, yaitu hal-hal yang berkaitan dengan audit internal terhadap bagian keuangan perusahaan sebagai upaya pencegahan terjadinya penyimpangan.

Petugas Administrasi Keuangan
Pelaksanaan administrasi keuangan dilakukan oleh beberapa petugas, diantaranya adalah:
1. Administrasi Kantor (Sekretaris)
Beberapa tugas dan tanggungjawab administrasi kantor adalah sebagai berikut:
• Bertanggungjawab atas kegiatan keuangan antara pimpinan perusahaan dengan pihak bank, misalnya     pada saat penyimpanan uang di Bank.
• Melakukan pembayaran rekeking pajak atau sumbangan dana atas nama pimpinan perusahaan.
• Menangani kas kecil dengan melakukan pencatatan dan menyediakan dana untuk keperluan rutin yang nilainya kecil.
2. Bendahara (Kasir)
Tugas dan tanggungjawab seorang bendahara/ kasir adalah menerima permohonan pengajuan dana kas kecil dan juga laporan pembukuan kas kecil dari administrator kantor. Selanjutnya, mengisi dana kas kecil dalam bentuk uang tunai atau cek.
3. Manajer Keuangan
Tugas dan tanggungjawab seorang manajer keuangan adalah menerima dan melakukan pemeriksaan terhadap laporan kas kecil, dan menyetujui permohonan pengisian dana kas kecil.

Dasar Pengelolaan Administrasi Keuangan 
Seorang pengusaha usaha perlu mengadministrasikan keuangan perusahaan antara lain sebagai berikut :
1. Menerima, menyiapkan uang, serta melaksanakan administrasinya.
2. Menyiapkan bukti-bukti yang lengkap mengenai penerimaan dari pengeluaran keuangan sesuai dengan peraturan.
3. Menyusun laporan kas.
4. Meneliti kelengkapan dan kebenaran bukti-bukti pembukuan keuangan.
5. Menata dan mengatur administrasi keuangan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
6. Menyimpan dan memelihara semua dokumen pembukuan secara teratur.
7. Menyiapkan serta menata keuangan berupa neraca penghitungan laba atau rugi lengkap dengan penjelasan atau lampirannya.

Dalam pengadministrasian keuangan perusahaan selalu berhubungan dengan catatan-catatan baik setiap ada kegiatan jual beli atau penerimaan maupun pengeluaran uang. Catatan yang sering digunakan dalam perusahaan adalah sebagai berikut.
1.  Buku Jurnal, terdiri dari sebagai berikut:
  • Jurnal penjualan, digunakan untuk mencatat penjualan produk secara kredit.
  • Jurnal pembelian, digunakan untuk mencatat pembelian produk secara kredit.
  • Jurnal penerimaan kas, digunakan untuk mencatat penerimaan uang kas.
  • Jurnal pengeluaran kas, digunakan untuk mencatat pengeluaran uang kas.
  • Jurnal umum, digunakan untuk mencatat semua transaksi yang belum tercakup kedalam keempat jurnal tersebut.
2. Buku besar, digunakan untuk mencatat perubahan harta, utang modal, pendapatan, dan beban.
3. Buku piutang, digunakan untuk mencatat piutang-piutang dagang.
4. Buku utang, digunakan untuk mencatat utang-utang perusahaan.


LATIHAN SOAL KLIK LINK BERIKUT INI



Sumber : Muftias, Anis.2018. Otomatisasi Tata Kelola Keuangan SMK/MAK Kelas 11. Bogor: Yudhistira

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KD 3.3. Menerapkan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja

OTOMATISASI TATA KELOLA KEUANGAN SMK KELAS 12